Kebutuhan Air di Batuah Terpenuhi

23 Desember 2022
Administrator
Dibaca 166 Kali
Kebutuhan Air di Batuah Terpenuhi

Pemerintah Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kukar memiliki inovasi tersendiri dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Melalui program Gerakan Merdeka Lewat Air Bersih Pamsimas (Gemerlap), Pemdes Batuah penuhi kebutuhan air masyarakat di enam dusun dengan teknologi inovatif mereka.

Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid mengatakan, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) yang digunakan di desanya menggunakan teknologi khusus. Yang dapat membuat air dengan kadar pH rendah dan zat besi tinggi menjadi normal dengan sistem kerja filternya. "Yang membuat berbeda Pamsimas kita, adalah kami lakukan pengawalan pada teknisnya. Misalnya pengambilan sampel per dua minggu melibatkan akademisi. Kemudian perkembangan distribusi dari RT ke RT lain itu melibatkan perusahaan," ungkap Rasyid, Kamis (22/12).

Rasyid memastikan air yang dihasilkan dari Pamsimas ini memiliki kualitas yang hampir sama dengan PDAM. Filter yang digunakan lebih alami tanpa menggunakan kapur, atau tawas, tapi menggunakan karbon aktif. “Harapan kita dengan biaya rendah nanti angka yang kita lempar ke masyarakat juga rendah. Biaya dari pembangunan Pamsimas ini secara keseluruhan sekitar Rp 300 juta, sudah lengkap dari sumber air, penampungan hingga mesin pendorong untuk didistribusikan," jelasnya.

Dalam membangun Pamsimas ini, Pemdes Batuah juga bekerjasama dengab Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) dan PT Baramulti Suksessarana Tbk melalui CSR. Tiap dusun akan memiliki satu Pamsimas, Rasyid mengatakan hal ini dilakukan untuk pelayanan dan kualitas maksimal ke masyarakat.

Program Gemerlap juga menjadi asa warga Batuah selama puluhan tahun tanpa air PDAM. Dulunya warga hanya mengandalkan air tadahan hujan ataupun sumur galian. Karena untuk memasukkan PDAM ke Batuah memerlukan biaya Rp 30 miliar. Hal inilah yang mendorong Pemdes Batuah untuk berinovasi dan memberikan solusi terhadap kebutuhan masyarakat. "Kalaupun nanti seiring perkembangan PDAM masuk itu urusan nanti. Yang pasti kami sekarang berupaya memberikan pelauanan terbaik ke masyarakat, yakni air. Sekarang sudah ada 3.000 rumah yang menikmati program ini," pungkasnya.

SUMBER : PROKAL