Pelatihan Gula Aren di Batuah, Warga Siap Olah Hasil Hutan Jadi Usaha Baru
Potensi hasil hutan non-kayu seperti air nira dari pohon aren kini mulai dilirik sebagai sumber usaha baru oleh warga Desa Batuah. Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat desa.
Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur menggelar pelatihan pengolahan gula aren dan produk turunannya yang diadakan di kediaman RT 38, H Sujono, Sabtu (14/6) kemarin. Pelatihan ini diikuti 20 peserta yang berasal dari Kelompok Tani Hutan Rimbah Djaya Raya, KTH Alam Lestari, serta masyarakat umum. Hadir pula perwakilan Pemerintah Desa Batuah yang diwakili oleh Muhammad Amin, perwakilan dari Polsek Loa Janan, serta tokoh-tokoh setempat.
“Kami berterima kasih kepada Dinas Kehutanan yang memfasilitasi warga dalam bentuk pelatihan. Insya Allah, akan dikembangkan menjadi usaha baru warga,”kata Sujono, kemarin.
Jono nama akrabnya, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia mengatakan semoga pelatihan ini mampu menjadi usaha baru untuk masyarakat Batuah. “Kami siap mendukung, dan tentu berharap pemerintah desa terus memberi perhatian terhadap program-program seperti ini.” harapnya
Narasumber kegiatan tersebut adalah Bapak Nursalim, praktisi pengolahan gula aren dari Sebulu. Dikatakan, tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan mengolah air nira menjadi produk bernilai jual tinggi seperti gula aren dan gula semut.
Dijelaskan, gula semut sendiri merupakan bentuk inovasi olahan gula aren yang berbentuk butiran halus, lebih tahan lama, serta memiliki peluang pasar lebih luas. “Pelatihan secara teori dan praktik langsung, sehingga peserta bisa memahami dan mencoba proses pengolahannya,”paparnya.
Selain mendorong keterampilan individu, Nuesalim mengatakan kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan usaha lokal berbasis potensi desa, menciptakan lapangan kerja. “Tujuan lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemanfaatan hasil alam secara berkelanjutan,”urainya.
Untuk diketahui, kegiatan berjalan lancar dan mendapat respons positif peserta. Hasil pelatihan ini menjadi titik awal bangkitnya usaha produktif berbasis hasil hutan di Desa Batuah, serta memperkuat semangat kemandirian ekonomi masyarakat desa.
SUMBER : TINA
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin