Rancang Ketahanan Pangan 2025, Desa Batuah Dorong BUMDes Kelola Ayam Petelur

29 Juni 2025
Administrator
Dibaca 15 Kali
Rancang Ketahanan Pangan 2025, Desa Batuah Dorong BUMDes Kelola Ayam Petelur

Pemerintah Desa Batuah menggelar Musyawarah Khusus di ruang rapat desa, Rabu (2/6) untuk membahas strategi ketahanan pangan tahun 2025, sebagaimana amanat Permendes No. 3 Tahun 2025. Fokus utama rapat ini adalah pemanfaatan 20 persen Dana Desa (DD) untuk ketahanan pangan yang akan diberikan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batuah melalui skema penyertaan modal.

Musyawarah ini bertujuan memastikan langkah terencana dan sinergis antara pemerintah desa, BUMDes, dan pendamping desa dalam menghadirkan program pangan berkelanjutan di masyarakat. Hadir dalam rapat ini Kepala Desa Batuah Abd. Rasyid, Sekdes Amri, Direktur BUMDes Aristan dan jajarannya, perwakilan BPD, Pendamping Desa Nur Alim, serta beberapa staf dan kaur bidang terkait.

Sekjen BUMDes Batuah, M. Hasbi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan proposal program peternakan ayam petelur dan kini sedang dalam proses pengajuan. Selain itu, BUMDes juga telah menjalankan program daur ulang sampah menjadi pupuk siap pakai. “Optimisme kami tinggi karena produksi telur di Batuah masih minim, sementara kebutuhan masyarakat akan telur sangat tinggi. Dengan dukungan penuh dari pemerintah desa, kami yakin program ini akan berhasil dan membawa manfaat besar,” ujar Hasbi.

Pendamping Desa Nur Alim juga menyampaikan apresiasinya atas apa yang telah direncanakan oleh Pemdes Batuah. Apalagi selama ini, terlihat jelas program desa berjalan maksimal. “Komitmen desa dalam membangun ketahanan pangan melalui belanja modal untuk BUMDes sangat kami dukung. Budidaya ayam petelur ini diharapkan menciptakan swasembada dan kemandirian pangan sekaligus mendorong ekonomi desa,” jelasnya.

Ditemui di usai memimpin rapat, Kepala Desa Batuah Abd Rasyid mengatakan langkah konkret ini menjadi bagian dari upaya besar Pemdes Batuah untuk memastikan ketahanan pangan lokal dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. “Semua potensi desa akan digerakkan untuk mendorong kemandirian desa dan kesejahteraan warga. Kalau semuanya berjalan maksimal, dipastikan Desa Batuah akan mandiri lebih cepat,”terangnya.

Selain budidaya petelor, Pemdes Batuah juga sudah memiliki kendang ayam pedagin berkapasitas 5.000 ekor. Melihat keberhasilan tersebut, makanya dilanjutkan dengan potensi lainnya. Budidaya petelor diharapkan akan menjadi potensi penghasilan harian, karena ayam petelor setiap hari produksi. “Konsep saya sederhana, yakni desa harus punya usaha yang menghasilkan harian, bulanan, tahunan dan juga usaha jasa lainnya. Targetnya jelas, bagaimana usaha tersebut bisa meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes, Red.),”tandasnya.

SUMBER : TINA