Musrengbangdes,Dari Aspirasi Warga ke Prioritas Pembangunan

18 September 2025
Administrator
Dibaca 34 Kali
Musrengbangdes,Dari Aspirasi Warga ke Prioritas Pembangunan

Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah, Kecamatan Loa Janan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrengbangdes) sebagai langkah penting dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Emastri Park KM. 17 ini menjadi wadah strategis bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menetapkan prioritas pembangunan yang akan membawa perubahan nyata bagi desa. Musrenbangdes ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Batuah, Abd. Rasyid, ST, yang membuka forum dengan semangat membangun dan komitmen pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Saya ingin seluruh perangkat desa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Jangan sampai masyarakat merasa ada pembiaran. Kalau ada masalah, diselesaikan. Pemerintah desa harus jadi yang paling depan hadir untuk warga,” tegas Rasyid.

Dalam kesempatan tersebut, Rasyid menegaskan bahwa sekitar 60 persen wilayah Desa Batuah berada di kawasan strategis, sehingga desa harus mempersiapkan diri, terutama dalam ketahanan pangan dan pengembangan pariwisata, khususnya sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa.

“60 persen Batuah adalah IKN. Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus mempersiapkan diri melalui ketahanan pangan dan pariwisata, terlebih sektor pertanian,” tambahnya.

Sekretaris Desa Batuah, Amri, menyampaikan paparan singkat mengenai kebutuhan anggaran dan rekapitulasi usulan dari 49 RT yang tersebar di seluruh desa. Usulan-usulan tersebut menjadi dasar utama dalam menetapkan prioritas pembangunan desa tahun 2026.

Hasil akhir Musrenbangdes Desa Batuah Tahun Anggaran 2026 menyepakati bahwa program/kegiatan pembangunan tahun 2025 yang belum terealisasi akan menjadi prioritas utama pelaksanaan pembangunan tahun 2026.

Selain itu, pelaksanaan program/kegiatan prioritas pembangunan tahun 2026 akan disusun berdasarkan urutan rangking usulan dari masing-masing dusun, dengan tetap menyesuaikan pagu anggaran yang tersedia.

Kesepakatan ini juga menegaskan pentingnya asas pemerataan di semua bidang pembangunan sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat Desa Batuah.

Musrenbangdes ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, termasuk lembaga desa seperti LPM, BUMDes, PKK, lembaga adat, Kopdes Merah Putih, karang taruna, dan Forum Pemuda Batuah Bersatu (FPBB).

Selain itu, hadir juga BPD, kepala dusun, para Ketua RT, tokoh pendekar, pendamping desa, bhabinkamtibmas, babinsa, PPL, koperasi, dan kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMK. Perwakilan sembilan perusahaan yang beroperasi di wilayah desa juga turut hadir memberikan dukungan.

Meski demikian, kegiatan ini mencatat ketidakhadiran anggota DPR, UPTD Dinas Perkim, UPTD Pendidikan. Namun, hal ini tidak mengurangi antusiasme dan produktivitas musyawarah.

Musrenbangdes Batuah 2026 menjadi bukti nyata bagaimana aspirasi warga diolah menjadi prioritas pembangunan yang konkret, yang diharapkan mampu mewujudkan Desa Batuah yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing di masa depan.

SUMBER : TINA