Pengurus RT se-Desa Batuah Dibekali Administrasi, Kelembagaan, dan Keuangan
PEMERINTAH Desa (Pemdes) Batuah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengurus Rukun Tetangga (RT) di Hotel Amaris Samarinda. Kegiatan ini diikuti 98 pengurus RT yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara berlangsung sejak 28-29 September 2025.
Hari pertama diisi oleh 3 pemateri. Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, memaparkan pandangan umum tentang Desa Batuah dan tugas-tugas pengurus RT. Mulai dari melayani masyarakat hingga laporan pertanggung jawaban atas penggunaan dana yang dikelola yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) kepada RT.
“Memberikan pelayanan kepada masyarakat, harus adil. Tidak boleh membeda-bedakan, harus transparan, dan bisa dipertanggung jawabkan,” Kata Kepala Desa Batuah Abd Rasyid, kemarin.
Ia menyampaikan materi pelaporan dan pertanggungjawaban. Ia menjelaskan berkas-berkas yang harus dilengkapi dalam laporan RT, mulai dari dokumen administrasi, bukti kegiatan, hingga laporan keuangan yang akuntabel. Transparansi, menurutnya, menjadi bentuk tanggung jawab nyata RT kepada masyarakat.
“Jangan ada yang mencoba untuk mengakali laporan, kwitansi buatan, dokumentasi yang copy paste dari internet. Berikan laporan yang baik, karena suatu saat pasti akan diperanggung jawabkan. Jangan sampai, kegiatan kita berurusan dengan hukum,”ungkapnya.
Camat Loa Janan, Hery Rusnadi, hadir dengan materi penguatan kelembagaan. Hery Rusnadi menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pengurus RT karena kerja samanya yang baik, sehingga Desa Batuah menjadi salah satu desa yang melahirkan banyak prestasi.
“Selamat Desa Batuah masuk 6 besar Desa Cinta Statistik tingkat nasional. Tentunya, tidak mungkin Batuah menang tanpa ada kerjasama yang baik antara Pemdes dan lembaganya, terutama RT,”ujarnya.
Ia mengingatkan sejarah terbentuknya RT sebagai lembaga terdekat dengan warga, sekaligus menekankan pentingnya administrasi surat-menyurat dan tata kelola kelembagaan yang baik agar RT semakin tertib dan dipercaya.
“Saya juga mengingatkan sisi lain yang perlu diperhatikan RT, seperti menjaga lingkungan, mengawal pembangunan dan memastikan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Hari pertama, sesi terakhir diisi oleh Sekretaris Kecamatan Loa Janan, Min Fiattin, yang membawakan materi pengelolaan keuangan berbasis program pembangunan RT. Ia memaparkan langkah-langkah pengelolaan mulai dari perencanaan anggaran, pencatatan, hingga penyusunan laporan. Ia juga mencontohkan program nyata yang bisa dibiayai dana RT, seperti peningkatan kebersihan lingkungan, pembangunan sarana, serta pemberdayaan warga.
Suasana pelatihan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta aktif bertanya dan berdiskusi, bahkan saat jeda istirahat. Kepala Desa Batuah menegaskan kembali bahwa RT adalah ujung tombak pelayanan masyarakat. Karena itu, Bimtek ini diharapkan benar-benar menjadi bekal untuk memperkuat kinerja, meningkatkan transparansi, dan mendorong inovasi pengurus RT di Desa Batuah.
PENULIS : TINA
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin