Budidaya Ayam Petelur Milik Bumdes Batuah Dapat Apresiasi Wabup Kukar
BADAN Usaha Milik Desa (BUMDes) Batuah Prima Mandiri (BPM) Desa Batuah sukses meluncurkan unit usaha baru, yakni budidaya ayam petelur yang diresmikan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, H. Rendi Solihin, Rabu (15/10) kemarin.
Tak tanggung-tanggung, BUMDes Batuah Prima Mandiri (BPM) membangun kandang ayam petelor dengan populasi 2.000 ekor yang menggunakan anggaran Dana Desa (DD) sebanyak 20 persen, yakni Rp 366.172.343. Hasil budidaya ayam petelur, usaha ini menargetkan produksi hingga 60 piring telur per hari.
Bendahara BUMDes BPM Muhammad Rusli menjelaskan bahwa meski terdapat kendala di lapangan, terutama soal cuaca yang tidak menentu, usaha ini tetap menunjukkan perkembangan yang positif.
“Kendala utamanya memang cuaca. Kadang ayam sehat, lalu tiba-tiba mati. Dalam dua bulan terakhir sudah sekitar 10 ekor ayam yang mati. Tapi jika dilihat dari jumlah total populasi, itu masih tergolong normal,"terangnya.
Ia menambahkan, harapan agar ke depan produksi terus meningkat sehinga target bisa tercapai. Saat ini, lanjutnya sebanyak 2.000 ekor ayam masih belum bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Batuah.
“Semoga ke depan usaha ini berkembang lebih besar lagi, sehingga masyarakat lainnya bisa termotivasi untuk mengembangkan usaha. Ke depannya, Batuah bisa menjadi sentra budidaya ayam petelor, ” sambung ayah dua anak ini.
Meskipun tahap awal, katanya hasilnya yang dicapai cukup menggembirakan. Saat ini, produksi telur harian sudah mencapai 10 hingga 20 piring. Sebagian besar hasil produksi diserap oleh masyarakat sekitar, dan mitra BUMDes.
“Kami telah menjalin kerja sama dengan BBSR untuk pendistribusian telur secara kolektif. Setiap bulan sebanyak 75 piring untuk dibagikan kepada masyarakat,”urainya.
Dalam kunjungan ke Desa Batuah, Wakil Bupati Kukar, H. Rendi Solihin, meninjau langsung lokasi peternakan ayam petelur dan mengikuti sesi panen bersama warga serta pengelola. Saat ditemui usai kegiatan, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah BUMDes Batuah.
“Banyak inovasi yang berangkat dari ide masyarakat dan pemerintah desa, makanya banyak lahir prestasi, ” ujar pemimpin muda yang baru genap usia 34 tahun tersebut.
Rendi mengatakan, peresmian unit usaha ayam petelur ini menjadi bukti nyata bahwa BUMDes Batuah terus bergerak maju menggali potensi lokal dan menciptakan peluang ekonomi baru bagi warganya. Dengan semangat kolaborasi dan keberanian berinovasi, Desa Batuah perlahan meneguhkan diri sebagai salah satu desa percontohan dalam membangun ketahanan pangan dan ekonomi mandiri di Kutai Kartanegara.
“Ini patut diapresiasi karena jelas berdampak langsung pada masyarakat dan mendukung ekonomi berkelanjutan di Kutai Kartanegara,”ungkapnya.
Turut hadir dalam acara peresmian ini Camat Loa Janan Hery Rusnadi, Kepala Desa Batuah Abd Rasyid, jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Kukar, perwakilan BPD, pengurus dan anggota BUMDes Batuah, perwakilan BRI, Kopdes Merah Putih Batuah, Danramil dan Kapolsek Loa Janan, serta sejumlah perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Kukar.
PENULIS : TINA
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin