Pelatihan Teknisi AC, Pemdes Batuah Bekali Pemuda Keahlian Baru
PEMERINTAH Desa Batuah memulai pelatihan teknisi Air Conditioner (AC) bagi anggota Karang Taruna sebagai langkah strategis membekali generasi muda dengan keahlian baru yang relevan dan modal masa depan. Kegiatan yang diadakan di Emastri Park Batuah digeber selama 2 hari, yakni 20-21 Oktober 2025.
Sebanyak 15 peserta dari perwakilan wilayan dusun mengikuti pelatihan yang menghadirkan narasumber bersertifikat dari Samarinda, Abdul Haris. Materi yang diberikan meliputi teori dasar pendinginan AC, penerapan keselamatan kerja (K3), pengenalan alat kerja, serta jenis-jenis freon. Peserta juga mulai dikenalkan pada teknik flaring pipa dan pengelasan pipa tembaga sebagai dasar instalasi dan perawatan AC.
Acara dibuka dengan laporan kegiatan oleh Sekretaris Desa Amri yang memaparkan laporan pertanggung jawaban kegiatan pelatihan, mulai dari sumber dana yang digunakan, maksud dan tujuan pelatihan hingga tujuan akhir yang diharapkan menjadi tambahan ilmu pengetahuan baru di kalangan pemuda sesuai dengan cita-cita Kepala Desa Batuah, Abd Rasyid.
Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid. Dalam arahannya menyampaikan pesan tegas kepada para peserta. Dijelaskan, mungkin sebagian orang beranggapan, apa sih manfaatnya belajar teknisi AC? Teman-teman tidak boleh meremehkan suatu keahlian karena suatu saat pasti akan berguna.
“Pasti akan digunakan, mulai lingkungan keluarga, pertemanan, maupun khususnya untuk Desa Batuah yang memiliki penduduk lebih dari 11 ribu jiwa,”ujarnya.
Ia juga menyinggung kondisi industri tambang batu bara sebagai industri utama yang tak bisa diandalkan selamanya. Menurutnya, anak muda harus menyadari industri tambang itu suatu saat akan berakhir, dan ketika itu terjadi, masa kita baru mau sibuk bentuk pelatihan.
“Pemerintah Desa Batuah akan berikan skill apapun itu, dari level yang terendah sampai ke atas. Nanti pasti akan ketemu jalannya masing-masing,”ungkapnya.
Kades juga menekankan posisi strategis Desa Batuah yang 60 persen wilayahnya masuk dalam kawasan pengembangan (WP) Ibu Kota Negara (IKN). Ke depan akan tumbuh industri ketahanan pangan dan pembangkit listrik, serta pembangunan gedung-gedung yang akan membutuhkan teknisi pendingin ruangan.
“Kalau ada pembangunan kantor-kantor yang membutuhkan AC, dan kita sudah punya bekal karena pelatihan ini diajarkan oleh teknisi bersertifikat,”tegasnya.
Sementara itu, narasumber Abdul Haris juga memberi apresiasi terhadap penyelenggaraan pelatihan ini. Dikatakan, kepala Desa sangat mendukung penuh warganya, memikirkan masa depan warganya dengan mengadakan pelatihan teknisi yang kehadirannya tidak akan dimakan oleh zaman.
“Saya akan mengajarkan teknis dasar untuk semua pendingin, seperti kulkas, dispenser dan AC. Nanti akan saya berikan banyak praktik, sehingga waktu 2 hari bisa maksimal untuk mengusai teknisi AC,”urainya.
Pelatihan hari pertama berjalan dengan semangat dan antusiasme tinggi dari para peserta. Mereka aktif dalam sesi tanya jawab maupun praktik dasar. Kegiatan akan dilanjutkan besok dengan materi teknis lanjutan.
PENULIS : TINA
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin