Meriahnya Kirab Budaya Desa Batuah, Tampilkan Ragam Kostum Nusantara

16 November 2025
Administrator
Dibaca 165 Kali
Meriahnya Kirab Budaya Desa Batuah, Tampilkan Ragam Kostum Nusantara

GELARAN Kirab Budaya Desa Batuah yang untuk pertama kalinya diselenggarakan dalam rangka HUT Desa Batuah ke-26 berlangsung luar biasa meriah, Rabu (13/11) kemarin. Melewati rute Pospol Tahura menuju Kantor  Desa berhasil menarik perhatian masyarakat karena menampilkan kreativitas tinggi, kostum totalitas, dan ragam budaya Nusantara.

Sejak pagi, puluhan mobil hias dan peserta dari berbagai lembaga telah memenuhi lokasi start kirab. Mobil-mobil dihiasi dengan beragam konsep unik, termasuk satu mobil dari Gabungan Kelompok Tani (GAPOKTAN) Seroja yang mencuri perhatian karena dihias dengan buah-buahan menjulang tinggi dan dipenuhi sayur-mayur, mengangkat potensi pertanian Desa Batuah.

Tidak hanya mobil hias, peserta kirab tampil dengan kostum adat dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Padang, Aceh, Batak, Dayak, Bugis, Jawa, NTB, hingga ragam budaya lainnya. Keragaman warna, motif, dan aksesoris membuat Kirab Budaya Batuah menjadi tontonan menarik yang begitu memukau.

Kirab yang diikuti oleh Pemdes Batuah, BUMDes, PKK, para kepala dusun, RT, FPBB, Karang Taruna, RSB, sekolah-sekolah, Posyandu, GAPOKTAN, Bank Sampah, dan banyak lagi ini menyusuri rute utama desa. Warga dengan antusias menunggu di depan rumah masing-masing hanya untuk menyaksikan pawai spektakuler yang jarang terjadi ini. Riuh tepuk tangan dan sorak sorai warga mewarnai jalannya kirab dari awal hingga akhir.

Kepala Desa Batuah, Abd Rasyid mengatakan, Kirab Budaya yang baru pertama kali digelar ini langsung mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Desa Batuah.

“Selain sebagai hiburan, kegiatan ini menjadi bukti kekompakan desa serta kecintaan warga terhadap seni dan budaya Nusantara,” ujarnya.

Kirab Budaya Batuah, lanjutnya juga akan dijadikan agenda rutin pada perayaan HUT desa di tahun-tahun mendatang.

“Peminatnya banyak, antusias warga juga tinggi, sehingga sangat disayangkan kalau tidak diadakan tahun depan,” tutupnya.

Setelah seluruh peserta menyelesaikan rute dan melalui proses penilaian yang cukup panjang, dewan juri akhirnya menetapkan MI DDI Tani Makmur sebagai juara pertama berkat konsep budaya yang kuat dan penampilan yang sangat totalitas.

Posisi juara kedua diraih oleh GAPOKTAN dengan mobil hias sayur-mayur yang mencuri perhatian. Bank Sampah Desa Batuah meraih juara ketiga berkat kreativitas mereka dalam memadukan unsur budaya dengan materi daur ulang, sementara PKK Desa Batuah menempati juara keempat dengan tampilan menarik dan kompak.

PENULIS : TINA