Disalurkan Secara Terbuka, Ratusan Warga Kurang Mampu Terima BLTS
BANTUAN Langsung Tunai Sementara (BLTS) akhirnya dinikmati warga dari 9 Dusun di Desa Batuah. Sebanyak 222 warga kurang mampu menerima bantuan di Balai Pertemuan Umum (BPU), Minggu, 30 November 2025 kemarin.
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp 900.000 untuk setiap penerima. Penetapan penerima BLTS dilakukan melalui seleksi langsung dari sistem, sehingga bantuan ini bersifat tidak tetap dan hanya diberikan kepada warga yang benar-benar memenuhi kriteria tidak mampu.
Dana BLTS ini berasal dari Kementerian Sosial(Kemensos) Republik Indonesia (RI), kemudian disalurkan melalui Pos Indonesia, sebelum akhirnya dibagikan kepada masyarakat dengan dukungan langsung Kasi Kesra Desa Batuah.
Kaur Kesra Desa Batuah, Nurmuliana, menyampaikan harapannya kepada seluruh penerima bantuan. “Semoga apa yang diterima bisa betul-betul dipergunakan dengan semestinya dan dapat bermanfaat,” ujarnya seusai kegiatan penyaluran.
Dikatakan, penyaluran BLTS berlangsung tertib, aman, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Bahkan beberapa warga mengaku sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Batuah atas bantuan yang diberikan.
“Bagi warga, dari manapun bantuannya, akan meringankan bebannya, terutama yang sudah tidak bisa bekerja dan tinggal jauh dengan keluarga, ” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Batuah Abd Rasyid sangat berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi warga serta dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan utama keluarga.
“Bantuan yang diberikan diarahkan dipakai untuk usaha yang berkelanjutan. Mungkin skemanya dibagi, ada buat usaha, ada juga buat kebutuhan sehari-hari,” timpalnya
Ia menambahkan, bantuan dari pemerintah pusat ini, memang sangat meringankan beban warga. Terutama bagi yang kurang mampu, tidak punya penghasilan tetap dan lansia. Adapun, penyaluran bantuan, kata Rasyid memang dilalukan terbuka agar masyarakat mengetahui siapa penerimanya. “Jangan sampai warga ada yang bercuriga dengan pola penyalurannya, sehingga masyarakat menduga-duga. Kami konsisten ingin menghadirkan keterbukaan informasi publik,” tutupnya.
PENULIS : TINA
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin