PABPDSI Long Kali Kunjungi Batuah, Studi Perdes dan Usaha Desa
PERSATUAN Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) Kecamatan Long Kali, Kabupaten Paser berkunjungan ke Desa Batuah pada 13–14 Desember 2025 lalu. Kunjungan ke desa yang beririsan langsung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk belajar tentang penyusunan Peraturan Desa (Perdes) dan Usaha Desa.
Kedatangan rombongan dari Long Kalimerupakan kunjungan kesekian kalinya Desa Batuah yang menjadi tujuan studi tiru antardesa. Kegiatan tersebut jugamenandakan kepercayaan dan pengakuan pihak luar terhadap tata kelola pemerintahan serta pengembangan potensi desa yang selama ini dijalankan di Desa Batuah.
Kegiatan studi tiru diikuti sekitar 47 orang yang merupakan perwakilan dari 21 desa yang ada di Kecamatan Long Kali, seperti Desa Gunung Putar, Desa Muara Pias dan Desa Putang.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menambah wawasan, mempelajari, membandingkan, serta memperoleh praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan di desa masing-masing, khususnya dalam bidang produk hukum desa, pengelolaan usaha desa, dan pengembangan potensi lokal.
Rombongan PABPDSI Kecamatan Long Kali disambut hangat Pemerintah Desa (Pemdes) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Batuah. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, para peserta secara langsung mempelajari produk hukum desa, khususnya Perdes yang telah diterapkan di Desa Batuah, pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Pamsimas, serta tata kelola wisata desa yang selama ini menjadi salah satu kekuatan dan daya tarik desa yang kini penduduknya sudah menyentuh angka 11.854 jiwa.
Ketua BPD Desa Batuah, Musbih, menyampaikan apresiasi yang tinggi sekaligus ucapan terima kasih atas kunjungan studi tiru yang dilakukan ke Desa Batuah. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis bagi penguatan kapasitas kelembagaan desa dan hubungan antardesa.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan studi tiru dari PABPDSI Kecamatan Long Kali. Kegiatan ini bukan hanya agenda formal, tetapi menjadi wadah yang sangat baik untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan mempererat silaturahmi antardesa demi kemajuan bersama,” ujarnya
Dalam kesempatan tersebut, Ayah 3 anaktersebut juga secara langsung memperkenalkan berbagai potensi unggulan Desa Batuah kepada rombongan studi tiru. Ia menjelaskan bahwa UMKM Desa Batuah terus berkembang sebagai penggerak ekonomi masyarakat, termasuk produk khas Amplang Dubai Batuah yang kini menjadi kebanggaan dan identitas desa. Rombongan juga diajak meninjau kebun buah naga yang berhasil meraih juara pertama dengan kategori buah terberat, sebagai bukti bahwa sektor pertanian Desa Batuah mampu bersaing dan berprestasi.
“Kami juga memiliki inovasi Pamsimas Desa Batuah yang telah menorehkan prestasi hingga ke tingkat nasional,” ungkapnya.
Tidak hanya mempromosikan potensi ekonomi, Musbih juga memaparkan tata kelola Peraturan Desa di Desa Batuah yang disusun secara partisipatif dan kolaboratif melalui sinergi antara BPD dan pemerintah desa. Pola kerja sama tersebut dinilai menjadi salah satu kekuatan utama Desa Batuah dalam menjaga arah pembangunan agar tetap sejalan dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
“Kami bersama Pemdes Batuah juga sedang memgembangkan sektor wisata desa serta usaha ekonomi berkelanjutan terus didorong sebagai bagian dari strategi pembangunan jangka panjang,” urainya
Di akhir kegiatan, Ketua BPD Musbih menyampaikan harapannya agar Desa Batuah dapat terus tumbuh sebagai desa rujukan dan desa pembelajaran bagi desa-desa lain. Ia juga berharap kunjungan studi tiru ini menjadi awal dari kerja sama dan kolaborasi antardesa yang berkelanjutan.
“Sejak awal komitmen memperkuat peran BPD sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam mengawal pembangunan dan mendorong lahirnya inovasi-inovasi desa yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.” tutupnya.
PENULIS : TINA
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin