Agung : MSA Dukung Kemandirian Warga Batuah Pasca Tambang
PEMERINTAH Desa Batuah menggelar konsultasi dalam rangka penyusunan Rencana Pasca Tambang (RPT) PT Multi Sarana Avindo (MSA) di Kantor Desa Batuah, Selasa, 13 Januari 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan arah pembangunan dan keberlanjutan ekonomi masyarakat setelah aktivitas pertambangan berakhir 2027 mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, PT MSAmenggandeng konsultan lokal yang sudah pengalamam menyusun dokumen pasca tambang, Basori Alwi. Ia memaparkan sejumlah rencana yang akan dilaksanakan setelah kegiatan tambang selesai beroperasi. Dia menjelaskan bahwa perusahaan masih memiliki satu kali kesempatan untuk memperpanjang izin operasional hingga sepuluh tahun ke depan. Meski demikian, penyusunan rencana pasca tambang tetap dilakukan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan dan sosial masyarakat sekitar tambang.
Kepala Desa Batuah, Abdul Rasyid, dalam sambutannya menekankan agar rencana pasca tambang lebih memprioritaskan aspek pemberdayaan masyarakat. Ia berharap manfaat dari keberadaan tambang tetap dapat dirasakan oleh masyarakat meskipun kegiatan pertambangan telah berakhir, baik karena habisnya masa izin maupun faktor lainnya. Selain itu, ia meminta seluruh lembaga terkait agar menyampaikan usulan berdasarkan kajian yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Rencana pasca tambang ini harus benar-benar memperhatikan pemberdayaan masyarakat. Manfaat yang diberikan setelah berakhirnya tambang harus jelas, apa pun penyebab berakhirnya kegiatan tersebut. Saya juga meminta agar lembaga terkait ketika menyampaikan usulan benar-benar sesuai dengan kajian yang ada,” ujar Abdul Rasyid.
Dalam sesi diskusi, Kepala Desa Batuah menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang diharapkan dapat diakomodasi dalam Rencana Pasca Tambang. Usulan tersebut meliputi pengembangan sektor pertanian dan pariwisata, penyediaan air bersih, program ketahanan pangan, pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), pengembalian fungsi kawasan pemukiman, pemberdayaan perempuan, serta pemanfaatan bangunan dan fasilitas pasca tambang.
Di sisi lain, HRGA Comrel Manager PT MSA, Agung Hasanudin, menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan dan usulan yang disampaikan oleh pemerintah desa, lembaga, maupun masyarakat. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk mendorong kemandirian masyarakat pasca tambang.
“Kami sangat mengapresiasi usulan yang disampaikan pemerintah desa, lembaga, maupun masyarakat. Kami berupaya bagaimana kemandirian pasca tambang dapat terwujud,” ujarnya.
Dikatakan, setelah usaha tambang berakhir masyarakat sudah mandiri. Bidang yang bisa dikembangkan ke depan sesuai dengan potensi dasar wilayah, yakni sektor agro dan perkebunan. Salah satu usulan yang sangat baik adalah pariwisata berbasis potensi lokal.
“Kami dari pihak perusahaan sangat mendukung apa yang diajukan Pemdes Batuah dan lembaga. Intinya, kami ingin perusahaan ada yang ditinggalkan untuk masyarakat Batuah,” ungkapnya.
Melalui konsultasi ini, diharapkan Rencana Pasca Tambang PT MSA dapat disusun secara partisipatif dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Batuah setelah berakhirnya aktivitas pertambangan
PENULIS : TINA
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin