Desa Batuah Prioritaskan Kebutuhan Mendesak Warga pada Musrenbang Kecamatan
DESA Batuah mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Loa Janan pada 09 Februari 2026 lalu. Musrenbang Sekecamatan menjadi forum strategis bagi desa untuk menyampaikan usulan prioritas pembangunan agar dapat diintegrasikan dalam rencana pembangunan tingkat kecamatan dan kabupaten.
Ketua BPD Desa Batuah, Musbih, menjelaskan bahwa Musrenbang tahun ini dihadapkan pada tantangan signifikan terkait penurunan anggaran desa. Dana Desa (DD) yang sebelumnya sekitar Rp1,7 miliar menurun menjadi sekitar Rp374 juta, sementara Alokasi Dana Desa (ADD) berkurang hingga 50 persen. Kondisi ini berdampak langsung pada kemampuan desa dalam membiayai pembangunan fisik maupun program pemberdayaan masyarakat.
“Dengan keterbatasan anggaran, Musrenbang Sekecamatan menjadi semakin penting sebagai forum untuk memperjuangkan kebutuhan desa yang tidak lagi dapat sepenuhnya ditopang APBDes,” ujar Musbih.
Dalam forum tersebut, usulan prioritas Desa Batuah difokuskan pada kebutuhan mendesak yang berdampak langsung bagi masyarakat. Beberapa di antaranya adalah peningkatan dan perbaikan infrastruktur jalan lingkungan dan drainase, dukungan pembangunan sarana pelayanan dasar masyarakat, program pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan sarana pendidikan dan kesehatan. Usulan-usulan ini merupakan hasil seleksi ketat berdasarkan kebutuhan paling urgen yang tidak dapat ditunda.
“BPD Desa Batuah berperan aktif dalam menjaring aspirasi masyarakat melalui musyawarah desa dan dialog bersama warga sebelum Musrenbang berlangsung,” sambungnya.
Selain itu, BPD mengawal proses penyusunan prioritas dengan menekankan keterbatasan fiskal desa, serta mendorong dukungan dari pemerintah kecamatan dan kabupaten agar pembangunan tetap berjalan.
“Musrenbang Kecamatan tetap menjadi forum strategis untuk mengakomodasi kebutuhan desa. Namun, dengan penurunan anggaran yang cukup drastis, harapan kita terhadap dukungan lintas sektor menjadi lebih besar agar pembangunan tidak stagnan,” uangkapnya.
BPD Desa Batuah berharap pemerintah kecamatan dan kabupaten dapat memahami kondisi riil keuangan desa dan memberikan perhatian khusus terhadap desa yang mengalami keterbatasan fiskal.
“Transparansi dan komitmen bersama dalam mengawal hasil Musrenbang juga menjadi kunci agar usulan prioritas dapat direalisasikan secara bertahap demi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.
SUMBER : TINA
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin