Musdus Karya Tani Prioritaskan Listrik, Jembatan, dan Air Bersih

28 Mei 2026
Administrator
Dibaca 74 Kali
Musdus Karya Tani Prioritaskan Listrik, Jembatan, dan Air Bersih

PEMERINTAH Desa (Pemdes) Batuah bersama masyarakat menggelar Musyawarah Dusun (Musdus) untuk membahas dan menetapkan usulan prioritas pembangunan yang akan diajukan dalam perencanaan pembangunan desa 2027 mendatang.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Iman Dusun Karya Tani Desa Batuah, Senin 26 Mei 2026 tersebut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat. Dalam musyawarah tersebut, masyarakat secara bersama-sama menyepakati tiga kebutuhan utama yang menjadi prioritas pembangunan, yaitu peningkatan akses listrik, pembangunan jembatan, dan penyediaan air bersih.

Warga menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa wilayah yang membutuhkan peningkatan kualitas jaringan listrik guna mendukung aktivitas rumah tangga maupun usaha masyarakat. Selain itu, kondisi jembatan penghubung antarpermukiman dinilai perlu segera diperbaiki karena menjadi akses utama warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Kebutuhan air bersih juga menjadi perhatian utama dalam Musdus. Masyarakat berharap adanya pembangunan atau peningkatan sarana air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga, terutama pada musim kemarau ketika pasokan air sering mengalami kendala.

Kepala Dusun Karya Tani Musafirmenyampaikan bahwa seluruh usulan yang telah disepakati akan dibawa ke forum musyawarah desa sebagai bahan penyusunan rencana pembangunan desa. Ia berharap usulan prioritas tersebut dapat memperoleh dukungan sehingga dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Melalui Musdus ini, masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung dan menentukan kebutuhan yang paling mendesak. Hasil kesepakatan bersama ini akan menjadi dasar usulan pembangunan dusun ke tingkat desa," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Batuah Abd Rasyid yang hadir langsung merespon apa yang menjadi usulan warga melalui Kepala Dusun, RT atau warga. Baginya, usulan warga harus menjadi fokus utama dalam menyusun rencana kerja.

“Kalau usulan warga, artinya pastilah dibutuhkan. Untuk itu, semua usulan akan dimasukkan perencaan kerja desa,” timpalnya.

Selain masalah prioritas, Rasyid juga mendorong agar masyarakat terus memanfaatkan potensi dusun. Misalnya, kerambah ikan, pertanian berkelanjutan dan usaha-usaha baru yang bisa mendongkrak pendapatan warga.

“Kami sudah membangun kerambah ikan. Kami berharap kerambah bisa memotivasi kelompok lainnya supaya ikut membangun kerambah. Targetnya Dusun Karya Tani bisa menjadi sentra penghasl ikan nila,” harapnya.

SUMBER : ADMIN