Rasyid Tegaskan Prioritas Pembangunan, Ketahanan Pangan, Legalitas Aset, dan Pemberdayaan Warga

26 Juni 2026
Administrator
Dibaca 5 Kali
Rasyid Tegaskan Prioritas Pembangunan, Ketahanan Pangan, Legalitas Aset, dan Pemberdayaan Warga

PEMERINTAH Desa Batuah menggelar Pra-Musyawarah Desa (Pra-Musdes) pada 25 Juni 2026 di lantai dua Kantor Desa Batuah sebagai langkah awal menyusun arah kebijakan pembangunan desa tahun 2027. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid, Sekretaris Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Musbih beserta jajaran, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), para Kepala Dusun, serta seluruh Kepala Urusan (Kaur) dan Kepala Seksi (Kasi).

Pra-Musdes menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program-program prioritas yang akan dibahas lebih lanjut dalam Musyawarah Desa. Berbagai isu penting mengemuka, mulai dari penguatan ketahanan pangan, penataan aset desa, peningkatan pelayanan dasar, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari arah pembangunan Desa Batuah pada tahun 2027.

Dalam arahannya, Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid menegaskan bahwa ketahanan pangan menjadi agenda utama pemerintah desa. Menurutnya, Desa Batuah telah memiliki lahan yang dipersiapkan untuk pembangunan pabrik pangan. Selain itu, pengembangan komoditas jagung akan terus didorong dengan memanfaatkan lahan-lahan kosong yang tersedia, termasuk melalui sinergi dengan perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah desa.

“Agenda terbesar kita adalah ketahanan pangan. Lahan untuk pabrik pangan sudah ada. Ke depan, jagung akan kita tanam di lahan-lahan kosong yang bisa dimanfaatkan, termasuk apabila ada lahan dari perusahaan,” ujar Abdul Rasyid.

Ia juga menekankan pentingnya penataan administrasi seluruh aset milik desa. Menurutnya, seluruh aset, baik berupa tanah, kendaraan maupun jalan desa, harus memiliki dokumen kepemilikan yang sah agar memiliki kepastian hukum dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Semua aset harus memiliki surat yang sah sehingga benar-benar menjadi aset desa dan tidak bisa diganggu gugat,” tegasnya.

Pada sektor sosial, Pemerintah Desa Batuah akan menggelar musyawarah khusus terkait program bedah rumah. Pendataan calon penerima akan dilakukan secara teliti dengan memprioritaskan masyarakat yang benar-benar kurang mampu. Sementara bagi warga yang belum tercantum dalam basis data, namun secara kondisi dinilai layak menerima bantuan, pemerintah desa akan mengupayakan bentuk bantuan lain sesuai kemampuan dan program yang tersedia.

Persoalan penyediaan air bersih juga menjadi salah satu prioritas yang dibahas dalam Pra-Musdes. Pemerintah Desa Batuah menargetkan penyelesaian kebutuhan air bersih, khususnya di Dusun Karya Tani dan Dusun Surya Bakti. Selain itu, penguatan fasilitas olahraga, termasuk di Dusun Tani Bahagia, akan terus dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas sarana publik desa.

“Pada tahun 2027 kita akan lebih banyak fokus pada program pemberdayaan masyarakat. Persoalan air bersih harus selesai, fasilitas olahraga akan terus diperkuat, dan saya akan terus memperjuangkan warga kita yang berada di kawasan Tahura,” tutupnya.

PENULIS : TINA