Sinergi Polres Kukar, PT BSSR, dan Pemdes Batuah Hadirkan Hunian Layak bagi Warga

30 Juni 2026
Administrator
Dibaca 64 Kali
Sinergi Polres Kukar, PT BSSR, dan Pemdes Batuah Hadirkan Hunian Layak bagi Warga

SEBUAH rumah sederhana di RT 36, Gang H. Daud, Dusun Karya Baru, Desa Batuah, kini berdiri lebih kokoh dan layak huni. Rumah milik Rasid tersebut diresmikan sebagai hasil program bedah rumah melalui sinergi Polres Kutai Kartanegara, PT BSSR, dan Pemerintah Desa Batuah dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80.

Peresmian bedah rumah dihadiri Camat Loa Janan, Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid, Danramil, Kapolsek Loa Janan, jajaran Manajemen PT BSSR, Ketua Ranting Bhayangkari, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Camat Loa Janan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Polres Kutai Kartanegara, PT BSSR, dan Pemerintah Desa Batuah dalam menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat.

“Kami memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas sinergi Polres Kutai Kartanegara bersama PT BSSR dalam membantu masyarakat melalui program bedah rumah. Ini membuktikan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Anandya Wardhana selaku Deputy Site Manager PT BSSR,  menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Sinergi PT BSSR bersama Polres dan Pemerintah Desa dalam kegiatan seperti ini kami dukung sepenuhnya. Semoga ke depan semakin banyak program bedah rumah yang dapat diwujudkan, khususnya bagi masyarakat di wilayah ring 1 PT BSSR,” ungkapnya.

Suasana haru menyelimuti acara ketika Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid menyampaikan alasan dibalik diusulkannya rumah Rasid sebagai penerima bantuan. Dengan mata berkaca-kaca, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Desa Batuah setiap tahun berupaya melaksanakan program bedah rumah bagi warga yang membutuhkan. Namun, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap.

“Ketika kami melihat langsung kondisi rumah Pak Rasid yang sangat memprihatinkan, kami merasa rumah ini memang layak menjadi prioritas. Setiap tahun Pemerintah Desa Batuah menargetkan membedah tiga rumah tidak layak huni. Namun dengan luas wilayah desa dan banyaknya jumlah RT, tentu tidak mungkin seluruh kebutuhan dapat diselesaikan dalam satu atau dua tahun,” tutur Abdul Rasyid.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pendataan pemerintah desa, rumah Rasid termasuk dalam daftar prioritas yang membutuhkan penanganan segera. Rumah Pak Rasid memang sudah masuk dalam perencanaan. Setelah berdiskusi dengan Bapak Kapolsek, rumah beliau kami usulkan untuk mendapatkan program bedah rumah karena memang sangat layak menerima bantuan.

“Beliau bekerja sebagai buruh harian dengan penghasilan yang tidak menentu, sehingga bantuan ini menjadi harapan besar bagi keluarganya,” lanjutnya.

Program bedah rumah ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan dunia usaha mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Momentum Hari Bhayangkara ke-80 pun tidak hanya menjadi peringatan institusi, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi warga yang membutuhkan melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

PENULIS : TINA