Musdes Susun Masa Depan Batuah, Prioritas Infrastruktur dan Penguatan Program Ketahanan Pangan
PEMERINTAH Desa Batuah menggelar Musyawarah Desa (Musdes) dalam rangka penyusunan arah kebijakan pembangunan Tahun Anggaran 2027 pada Jumat, 3 Juli 2026, di Balai Pertemuan Desa Batuah. Musyawarah ini menjadi forum strategis untuk menetapkan prioritas pembangunan desa secara partisipatif.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Batuah Abd. Rasyid, Camat Loa Janan, Perwakilan DPMD Kukar, Ketua dan anggota BPD, Ketua LPM, seluruh Kepala Dusun se-Desa Batuah, Ketua RT se-Desa Batuah, Karang Taruna, Babinsa, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur kelembagaan desa lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Batuah Abd. Rasyid menegaskan bahwa arah pembangunan Desa Batuah pada tahun 2027 akan difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kesejahteraan sosial.
“Tahun 2026 kita sudah menyiapkan program ketahanan pangan sebagai upaya membangkitkan ekonomi masyarakat melalui Gapoktan, Pokdakan dan lembaga lainnya untuk penguatan program,” ujarnya.
Program-porgram tersebut, kata Rasyid akan semakin kuat dengan adanya rencana akan dibangun pabrik pakan. Hal ini tentu menjadi peluang besar bagi para petani dan peternak. Program-program yang disusun semuanya berpihak kepada masyarakat.
“Gapoktan ditawarkan untuk mensuplai kebutuhan pabrik pakan, yakni jagung. Yang menjanjikan bagi program pertanian, karena harga jagung sudah ditetapkan dan juga akan dilakukan pendampingan agar hasil petani bisa maksimal,” tambahnya.
Ia menjelaskan, pembangunan Desa Batuah tidak dibangun di Desa Batuah, namun akan memberikan peluang untuk peningkatan pendapatan bagi petani Batuah. Tak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat sektor pertanian, peternakan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat agar mampu menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.
“Harga pakan juga pasti akan lebih murah dan pastinya hasil pertanian untuk bahan baku naik. Begitu juga hasil produksi dari peternakan dan perikanan akan naik karena biaya pembelian pakan bisa dikendalikan,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Loa Janan Harry Rusnadi menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen Pemerintah Desa Batuah dalam menyusun pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Menurutnya, Musdesmerupakan tahapan penting yang harus dilaksanakan sebagai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
Seperti yang didengarkan secara seksama, bagaimana Kepala Desa ingin fokus pada pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan. Komitmen itu sudah mulai diwujudkan melalui berbagai program seperti budidaya ayam broiler, ayam petelur, hingga keramba ikan.
“Saya melihat Desa Batuah terus menunjukkan kemajuan melalui berbagai terobosan, mulai dari BUMDes, Kopdes, hingga program-program pemberdayaan masyarakat lainnya,” ungkap Herry.
Musdes berlangsung interaktif dengan memberikan ruang kepada seluruh peserta untuk menyampaikan usulan dan masukan sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027.
Melalui forum ini, Pemerintah Desa Batuah berharap setiap program yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, mempercepat pembangunan infrastruktur, memperkuat ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi desa, serta meningkatkan kualitas kesejahteraan seluruh warga.
PENULIS : TINA
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin