STIKSAM dan UNIKARTA Kolaborasi Pemdes Batuah Pembuatan Tanaman TOGA

18 Agustus 2026
Administrator
Dibaca 1 Kali
STIKSAM dan UNIKARTA Kolaborasi Pemdes Batuah Pembuatan Tanaman TOGA

MAHASISWA dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Samarinda (STIKSAM) dan Universitas Kutai Kartanegara (UNIKARTA) melaksanakan program kerja berupa pembuatan tanaman obat keluarga (TOGA) di Desa Batuah. Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi mahasiswa bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah dalam rangka mendukung program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa.

Program pembuatan TOGA diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemanfaatan lahan serta mengenalkan berbagai tanaman yang memiliki manfaat bagi kesehatan. Selain itu, keberadaan kebun TOGA dapat menjadi salah satu sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman herbal yang dapat ditanam dan dirawat secara mandiri.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa STIKSAM Samarinda dan Unikarta turut berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Batuah untuk menentukan lokasi, jenis tanaman, serta konsep penataan tanaman TOGA. Kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan mahasiswa dan pihak desa sehingga tercipta sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung kepada masyarakat melalui program kerja yang memiliki manfaat berkelanjutan. Tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan, program TOGA juga diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan dan memanfaatkan potensi alam di sekitar tempat tinggal.

Kepala Desa Batuah Abd Rasyid menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa tersebut. Sinergi antara mahasiswa dan Pemdes Batuah diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan lain yang mendukung kebutuhan serta program prioritas desa.

“Kami ingin memastikan program desa dan kampus berjalan seiring. Tujuannya agar percepatan pembangunan di Desa Batuah bisa terealisasi lebih cepat dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Melalui program pembuatan TOGA ini, lanjut Rasyid mahasiswa STIKSAM Samarinda dan Unikarta menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dapat menjadi langkah positif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.

“Ke depan, keberadaan tanaman TOGA diharapkan dapat terus dirawat dan dimanfaatkan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Batuah,” tutupnya.

SUMBER : ADMIN