BUMDes Setor PADes RP 25.814.000, Tahun Ini Ditarget Akan Meningkat

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batuah Prima Mandiri (BPM) menggelar rapat dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah di ruang BPD, Jumat (19/1) kemarin. Agenda rapat tersebut mendengarkan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bumdes BPM tahun 2023.
Kepala Desa Batuah yang juga Komisaris BUMDes BPM menyampaian penghargaan kepada seluruh pengurus BUMDes yang sudah bekerja maksimal untuk memaksimalkan pergerakan BUMDes sehingga turut menyumbangkan Pendapatan Asli Desa (PADes). “Strategi yang dijalankan BUMDes sudah sangat baik, sehingga mampu meningkatkan pendapatan,” katanya saat memberikan sambutan.
Menurut Rasyid, peran BUMDes memang sangat dibutuhkan bukan sekadar untuk menambah PADes, tetapi juga diharapkan bisa berkolaborasi dengan semua pihak untuk menciptakan peluang-peluang yang diharapkan bisa membangkitkan perekonimian di masyarakat yang nantinya diharapkan akan memberikan kesejateraan kepada masyarakat. “Kalau ukuran pendapatannya bukan soal banyaknya, tapi sistem yang dijalankan. Kalau sistem sudah berjalan, akan menumbuhkan kepercayaan kepada pihak lain yang akan bekerjasama dengan BUMDes,” sambungnya.
Lebih lanjut, Rasyid juga menyampaikan harapan kepada BUMDes agar menggarap sektor keuangan, seperti bekerja sama dengan perbankan, sehingga akan semakin menambah potensi-potensi penghasilan yang selama ini masih belum digarap maskimal. Misalnya bekerja sama dengan BRIlink. “Kami sudah bertemu dengan BRI, nanti tindak lanjutnya silakan teman-teman BUMDes yang bergerak menjemput agar peluang-peluang yang ada bisa tergarap maksimal,” urainya.
Selain mendorong untuk membuka potensi baru, kades peraih suara terbanyak pada Pilkades serentak 2019 silam juga meminta kepada BPD agar memberikan back up kepada BUMDes. Bahkan, dirinya menyampaikan jika dibutuhkan buatkan Peraturan Desa (Perdes) supaya BUMDes punya dasar hukum untuk bergerak. “Semuanya harus bergerak bersama-sama. Kalau ada peluang sampaikan ke BUMDes, kalau ada kendala dibantu, sehingga semuanya bisa berjalan. Kalau BUMDes bagus, semua akan merasakan manfaat, karena jelas untuk PADes,” tandasnya.
Sementara itu, Direktur BUMDes BPD Ardiansyah yang diwakili Hendro Gunawan mengatakan, ke depan akan dimaksimalkan sistem berjalan lebih baik. Misalnya laporan, akan dibuat 6 bulan sekali, sesuai dengan aturan. Selain itu, juga akan dirampingkan cabang-cabang usaha, sehingga tidak terlalu banyak. “Kita akan rampingkan jenis usaha, tetapi pendapat bisa bertambah. Karean semakin banyak jenis usaha, semakin besar biaya yang harus dikeluarkan,” terangnya.
Dijelaskan, tahun 2023 BUMDes hanya mampu memberikan Rp 25.814.000 untuk PADes. Pendapatan seluruhnya kisaran 100 jutaan, namun dikurang dengan operasional dan 15 persen dijadikan untuk membah modal awal. “Kendalanya ada beberapa kerjasama berakhir sehubungan dengan aktivitas beberapa perusahaan terhenti. Kami sedang menjajaki beberapa peluang kerja sama, semoga bisa segera terealisasi dan akan meningkatkan pendapat asli desa,” sebutnya.
Terpisah, Ketua BPD Desa Batuah Musbih mengatakan, capaian yang ada saat ini merupakan hal yang sangat baik. Untuk itu, Musbih memastikan akan terus melakukan koordinasi dengan BUMDes dan Pemdes Batuah untuk menggali potensi lainnya. “Kami siap membantu dan memastikan pengawalan terhadap program yang dijalankan BUMDes,” tandasnya.
SUMBER : ADMIN
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin