Program RBPK, Anak Muda Batuah Kembangkan Jamur Tiram

Untuk memaksimalkan pelaksanaan salah satu Program Dekasi Kukar Idaman, yakni Pondok Pangan Etam di Desa Batuah, Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah menggandeng anak muda untuk mengembangkan budidaya jamur tiram.
Demikian disampaikan Kepala Desa (Kades) Batuah Abd Rasyid saat membuka sosialisasi Rumah Besar Pengentasan Kemiskinan (RBPK) kerjasama Dinas Ketahanan Pangan Kukar dan PT Ghani Raya Mandiri (GRM). Berlangsung di Ruang rapat BPD Desa Batuah, Rasyid memastikan program akan berjalan maksimal, karena keterlibatan anak muda. “Kita ingin anak muda menjadi bagian dari orang-orang yang berperan mengatasi kemiskinan di Desa Batuah. Anak muda akan menjadi pelopor yang baik,” ungkapnya.
Penujukan anak muda untuk mengurus budidaya jamur tiram juga menjadi dari upaya pemerintah mendidik generasi muda untuk menjadi pengusaha. Pasalnhya pasca tambang anak-anak harus didorong membuka peluang kerja seluas-luasnya. Apalagi Desa Batuah merupakan daerah yang strategis, karena menjadi daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). “Kami akan komitmen untuk terus mengawal arahan dari Bupati Kukar, Bapak Edi Damansyah. Apalagi masalah kemiskinan harus menjadi tugas Pemdes Batuah untuk terus menurunkan angkanya dari waktu ke waktu,” ungkapnya.
Sementara itu, Kabid Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kukar Hetty Sri Tuestiany mengakatan, kedatangannya bersama tim untuk memastikan program Pondok Pangan Etam bisa berjalan. Apalagi program ini merupakan program yang sudah disepakati antara perusahaan dan Pemkab Kukar. “Program ini sudah dinantikan satu tahun lalu. Artinya, diharapkan program ini berjalan. Semuanya akan kami laporkan kepada Bupati Kukar,” sebutnya.
Hetty didampingi Ismid Rizal dan Rory Stepani menambahkan, dinas akan mengawal program sampai tuntas. masalah teknis dan apa program yang akan dijalankan, semuanya akan diserahkan kepada Pemdes Batuah. Namun, program yang dijalankan harus dipastikan akan berperan mengurangi angka kemiskinan di Kukar, khususnya di Desa Batuah. "kalau program bisa berjalan dan angka kemiskinan akan berkurang. Pokoknya orang miskin harus terus berkurang," tegasnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT GRM Zulfa Habibinur memastikan akan mendukung penuh program yang akan dijalankan Pemdes Batuah. Apalagi, program ini memang sudah dimasukkan dalam rencana kerja program Coorporate Social Responsibility (CSR). “Kami serahkan ke Pemdes Batuah, Budidaya jamur tiram tentu kami akan memaksimalkan supaya program yang sudah disusun desa, bisa berjalan dengan baik dan berkesinambungan,” tegasnya.
SUMBER : ADMIN

Komentar baru terbit setelah disetujui Admin