Rakor dengan BUMDes, Rasyid Ingin Ada Unit Usaha Baru

20 Agustus 2024
Administrator
Dibaca 129 Kali
Rakor dengan BUMDes, Rasyid Ingin Ada Unit Usaha Baru

Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Batuah Prima Mandiri (BPM) menggelar rapat koordinasi dengan Badan Permusyawaratan De sa (BPD) dan Pemerintah Desa (Pemdes) Batuah, Selasa (20/8) di ruang rapat BPD Desa Batuah.

Rapat koordinasi (Rakor) yang diadakan merupakan salah satu tahapan yang harus dilakukan pengurus untuk melaporkan unit-unit usaha yang berjalan, sehingga Pemdes Batuah punya dasar untuk kembali memasukkan penyertaan modal demi mendukung kelancaran usaha-usaha BUMDes. “Saya meminta kepada pengurus agar memastikan laporan capain usaha yang berjalan sekaligus membuat perencanaan unit usaha yang akan dijalankan di tahun 2025 mendatang,”kata Kepala Desa Batuah, Abd Rasyid, ST, NL.P

Lebih lanjut Rasyid mengatakan, apa yang sudah dijalankan BUMDes selama ini sudah luar biasa. Meski secara angka-angka masih kecil, namun secara progres ada peningkatan mulai penambahan unit usaha hingga Pendapatan Asli Desa (PADes). Untuk itulah, Rasyid berharap agar kedepan BUMDes bisa lebih focus kepada usaha-usaha yang tidak bergantung pada usaha pihak ketiga. “Kita ingin BUMDes berdiri sendiri, tidak harus bergantung pada usaha dari pihak ketiga yang dikerjasamakan. Harus ada usaha baru yang memiliki potensi pendapatan yang maksimal,”harapnya.

Selain membahas unit usaha BUMDes, Pemdes juga meminta kepada pengurus untuk segera melangkapi legalitas BUMDes agar tidak terkendala saat mengajukan kerjasama atau akan membuka unit usaha baru. Selain itu, Rasyid juga memohon agar segera mengevaluasi dan merampingkan unit usaha, sehingga tidak terlalu gemuk. “Lebih baik unit usaha sedikit, hasil masiksimal, daripada unit usaha banyak tapi hasil sedikit. Kalau ada yang tidak maksimal, tutup dan segera buka unit usaha yang lebih baik,” pungkasnya, lalu menyebutkan potensi usaha jasa, pertanian dan pariwisata bisa jadi fokus usaha BUMDes. 

Sementera itu, Ketua BPD Desa Batuah Musbih menyebutkan keberadaan BUMDes memang terus didorong menjadi wadah untuk peningkatan pendapat desa. Apalagi, lanjut dia, ada penyertaan modal yang diberikan Pemdes Batuah. Artinya, modal yang diberikan harus menghasilkan dan terus berkembang, sehingga dasar penyertaan modal semakin jelas. “BUMDes akan kami kawal. Kalau ada kendala, BPD akan turun bahkan kami siap membuatkan Perdes (Peraturan Desa, Red.) jika dibutuhkan untuk kelancaran unit usaha BUMDes,”ungkapnya.

Selanjutnya, Musbih meminta kepada pengurus BUMDes untuk segera rapat untuk membuat laporan akhir kepengurusan sambil pemerintah mempersiapkan aturan untuk penyegaran pengurus. Pengurus yang ada, kata dia harus menyelesaikan tugasnya, sehingga tidak ada masalah yang ditinggalkan. “Kami ingin semuanya dijalankan dengan sistem tranparansi dan akuntabel. Semua laporan harus selesai dan dapat dipertanggung jawabkan,”tandasnya.

Terpisah, Direktur BUMDes yang diwakili Sekretaris BUMDes Batua Prima Mandiri, Nurdiansyah mengaku sangat berterima kasih kepada Pemdes Batuah yang sudah memberikan kesempatan, sehingga bisa berkontribusi terhadap kemajuan BUMDes, meski diakuinya masih ada beberapa kekurangan. “Kami akan perbaiki semuanya, termasuk laporan akhir masa pengurusan,”ujarnya.

SUMBER : ADMIN DAN HUMAS